Jawaban Tidak Berstruktur
Model jawaban ini tidak berstruktur, biasanya juga disebut sebagai pertanyaan terbuka. Jawaban ini memberikan kesempatan kepada responden untuk menjawab pertanyaan secara bebas dan mengekspresikan pendapatnya.
Keuntungan menggunakan model jawaban ini ialah peneliti dapat memperoleh informasi secara lengkap dari responden. Namun, model ini mempunyai kelemahan-kelemahan, diantaranya pihak peneliti akan mengalami kesulitan dalam menyusun informasi karena banyaknya informasi data. Disamping itu, pengolahannya memakan banyak waktu dan peneliti akan kesulitan dalam proses skoring.
Contoh: Ceritakan perasaan anda mengenai masalah kenaikan harga BBM. Apa pendapat anda mengenai kenaikan harga BBM?
Jawaban Isian
Model jawaban ini merupakan bentuk transisi dari tidak terstruktur ke model jawaban pertanyaan terstruktur. Meski responden diberi kesempatan untuk memberikan respon terbuka tetapi terbatas karena model pertanyaannya.
Dari universitas mana Saudara lulus? Apa pekerjaan Saudara?
Jawaban Model Tabulasi
Model jawaban ini mirip dengan jawaban isian tetapi lebih terstruktur karena responden harus mengisikan jawaban dalam suatu tabel. Bentuk tabel seperti ini memudahkan peneliti mengorganisasi jawaban yang kompleks.
Contoh: Responden diminta mengisi pertanyaan-pertanyaan dalam tabel seperti di bawah ini:
Apakah Anda pernah menggunakan produk kami sebelumnya?
Apakah Anda akan merekomendasikan produk kami kepada teman atau keluarga?
Apakah Anda puas dengan layanan yang diberikan?
Jawaban Bentuk Skala
Model jawaban ini merupakan model jawaban terstruktur lain dimana responden diminta mengekspresikan persetujuan atau penolakannya terhadap pertanyaan yang diberikan.
Contoh 1: Jika Anda mengalami kesulitan dalam pekerjaan, apa yang akan Anda lakukan?
Saya akan berbicara dengan rekan kerja saya
Saya akan mencoba menyelesaikan masalah tersebut sendiri
Saya akan meminta bantuan dari atasan saya
Jawaban bentuk Ranking
Model jawaban ini meminta responden meranking beberapa pernyataan berdasarkan tingkat kepentingan dalam bentuk urutan didasarkan atas prioritas. Hasilnya peneliti akan memperoleh data yang bersifat ordinal.
Contoh: Ranking kegiatan-kegiatan ini dalam kaitannya dengan peluncuran produk baru
Melakukan riset pasar
Merancang produk
Membuat produk
Mengiklankan produk
Meluncurkan produk
Jawaban Bentuk Checklist
Jawaban checklist meminta responden menjawab dengan memilih salah satu dari jawaban-jawaban yang memungkinkan yang telah disediakan. Bentuk jawaban tidak dalam bentuk skala tetapi berbentuk kategori nominal. Bentuk seperti ini banyak menghemat waktu baik bagi responden maupun peneliti.
Contoh: Jenis pekerjaan yang paling Anda sukai?
Pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan saya sehingga saya dapat bekerja secara optimal.
Pekerjaan yang memaksa saya bekerja dengan keterbatasan kemampuan saya.
Pekerjaan yang banyak menghasilkan uang meski tidak sesuai dengan kemampuan saya.
Jawaban Kategorikal
Model jawaban ini mirip dengan jawaban checklist, tetapi bentuknya lebih sederhana dan hanya memberikan dua alternatif jawaban.
Jawaban seperti ini akan memberikan data yang bersifat nominal.
Bekerja secara disiplin dan teratur itu baik.
a. Benar b. Salah
Apakah Anda seorang yang bekerja keras?
a. Ya b. Tidak